Penulisankonfigurasi elektron untuk atom berelektron banyak didasarkan pada aturan aufbau, aturan Hund, dan prinsip larangan Pauli. Untuk menentukan jumlah elektron dalam atom, perlu diketahui nomor atom unsur bersangkutan. Berikut ini adalah urutan dimana elektron diisi kedalam orbitan atom dikendalikan oleh 3 prinsip penting, yaitu :
a Tingkat energi kulit elektron ke dua adalah - 82259,25 cm-1 b. Energi transisi elektron dari kulit ke dua ke kulit pertama adalah - 82259,25 cm-1 c. Tingkat energi kulit elektron ke dua adalah - 27419,75 cm-1 d. Energi transisi elektron dari kulit ke dua ke kulit pertama adalah - 27419,75 cm-1 PSG Rayon 1 24 Universitas Negeri Makassar 3.
Konfigurasielektron Li2-Ne2 Dalam atom berelektron banyak (Z≥ 8), urutan tingkat energi orbital ns < np, dan tumpang tindih antar orbital adalah πp < σp. Akibatnya bila perbedaan energi antara tingkat ns dan np (perbedaan energi ns-np) sangat besar, tingkat energi untuk molekul jenis A2 dapat diungkapkan dengan Gambar 2.a, σp menjadi
Orbitalorbital dalam satu subkulit mempunyai tingkat energi yang sama, sedangkan orbital-orbital dari subkulit berbeda, tetapi dari kulit yang sama mempunyai tingkat energi yang bermiripan. Susunan kulit, subkulit, dan orbital dalam suatu atom berelektron banyak disederhanakan seperti pada gambar berikut ini:
Ordeikatan antar atom adalah separuh dari jumlah elektron yang ada di orbital ikatan dikurangi dengan jumlah yang ada di orbital anti ikatan. Misalnya, dalam N2 atau CO, orde ikatannya adalah (8 - 2)/2= 3 dan nilai ini konsisten dengan struktur Lewisnya. Berikut ini adalah aturan-aturan yang digunakan dalam menggambarkan diagram orbital
LcFa. Pembahasan△ H f ​ SO 3 ​ △ H d ​ SO 3 ​ △ H d ​ SO 3 ​ ​ = = = = = = = = ​ Pembentukan 2 mol SO 3 ​ △ H 2 ​ + △ H 3 ​ − 593 , 8 kJ − 196 , 6 kJ − 790 , 4 kJ / mol Penguraian 2 mol SO 3 ​ △ H 2 ​ + △ H 3 ​ 593 , 8 kJ + 196 , 6 kJ + 790 , 4 kJ / mol Penguraian 1 mol SO 3 ​ 2 + 790 , 4 kJ / mol ​ + 395 , 2 kJ / mol ​ Perubahanentalpi standar penguraianadalah perubahanentalpidaripenguraian1 molar senyawa menjadi unsur-unsur penyusunnya dalam penguraianini adalah kebalikan darireaksipembentukan senyawa. Sehingga entalpi peruraian adalah+ 395,2 kJ/mol. Jadi, jawaban yang tepat adalah D. Perubahan entalpi standar penguraian adalah perubahan entalpi dari penguraian 1 molar senyawa menjadi unsur-unsur penyusunnya dalam keadaan standar. Reaksi penguraian ini adalah kebalikan dari reaksi pembentukan senyawa. Sehingga entalpi peruraian adalah + 395,2 kJ/mol. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.
- Model atom mekanika kuantum menyatakan bahwa elektron berada pada orbital-orbital atom. Atom-atom tersebut menempati orbital sesuai dengan susunannya, atau yang disebut sebagai konfigurasi elektron. Aturan dalam konfigurasi elektron terdiri dari tiga yakni Prinsip Aufbau, Aturan Hund, dan Larangan Aufbau Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, Prinsip Aufbau dikemukaan oleh fisikawan Denmark bernama Niels Bohr pada tahun 1920. Baca juga Model Atom Bohr Prinsip Aufbau menyatakan bahwa pada kondisi dasar, elektron akan menempati kulit elektron dengan energi yang lebih rendah menuju energi yang lebih tinggi. Prinsip Aufbau digambarkan dalam diagram berikut silmi aturan Aufbauf Pada gambar terlihat bahwa konfigurasi elektron dengan Prinsip Aufbau bergantung pada penjumlahan bilangan kuantum utama n dan bilangan kuantum azimuth l. Urutan energi orbital atom dari yang paling rendah ke yang paling tinggi adalah 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, dan seterusnya. Maka elektron akan menempati sub kulit 1s terlebih dahulu baru menempati sub kulit 2s. Pada subkulit s hanya dapat ditempati oleh 2 elektron. Pada subkulit p hanya dapat ditempati 6 elektron. Pada sub kulit d hanya dapat ditempati 10 elektron, dan pada kulit f hanya dapat ditempati 14 elektron. Baca juga Model Atom Mekanika Kuantum
diagram tingkat energi atom berelektron banyak menurut aturan aufbau adalah