Apabilaberusia lebih dari 30 tahun, Anda wajib menggunakan serum di kulit wajah. Sebenarnya fungsi essence dan serum hampir sama. Perbedaannya terletak pada teksturnya saja. Jika essence memiliki tekstur yang lebih cair dan ringan daripada serum, sedangkan serum memiliki tekstur lebih kenyal dengan kandungan senyawa aktif yang lebih banyak. 0904/2019 Walaupun pelembab dan tabir surya keduanya sama sama berfungsi untuk melindungi kulit, namun tetap ada perbedaan moisturizer dan sunscreen mendasar yang perlu Anda ketahui. 1. Fungsi Moisturizer dan Sunscreen. Moisturizer berguna untuk memberikan hidrasi pada kulit, melembabkan dan memberi nutrisi pada kulit. Semakinbanyak minyak pada wajah, semakin rentan wajah mengalami komedo dan jerawat. Oleh karena itu, pemilik kulit wajah berminyak disarankan memakai pelembab maupun produk lain, termasuk bedak yang sesuai untuk wajah berminyak, yaitu yang bebas minyak dan memiliki label non-comedogenic untuk mencegah terjadinya penyumbatan pori-pori. 3. Hasildi French Open 2021: juara umum Jepang, wakil juara Kevin/Marcus Bayangkanjika pelembab yang tebal justru membentengi SPF yang kamu gunakan. Tapi, tidak semua dermatolog sepakat. Ada pula yang menilai SPF harus digunakan setelah pelembab pagi. Dermatologis tersertifikasi Sejal Shah, mengatakan bahwa jika pelembab diaplikasikan setelah sunscreen maka bisa mengganggu khasiat dari sunscreen itu sendiri. 9vQO2l. Seperti yang sudah kamu ketahui, untuk menjaga kulit wajahmu tetap lembap dan terhidrasi, serta terhindar dari kulit kering, memakai pelembap merupakan solusi yang tepat. Meskipun pelembap identik hadir dalam bentuk krim, sebenarnya masih ada banyak jenis pelembap yang ditawarkan di pasaran. Mulai dari memiliki tekstur cair dan terasa ringan, hingga yang bertekstur lebih kental dan memberikan kelembapan maksimal pada kulit. Masing-masing pelembap punya fungsi dan kegunaan yang saling berbeda satu sama lain. Tentunya kamu perlu mengetahui fungsi masing-masing pelembap agar sesuai dengan kebutuhan kulit yang kamu miliki. Agar tidak salah pilih, berikut ini jenis-jenis pelembap dan masing-masing fungsi dan manfaatnya. Simak informasinya di bawah ini ya. Sifat-sifat pelembap Selain banyak jenis-jenis pelembap yang perlu kamu ketahui, kamu juga wajib tahu sifat-sifat yang dimiliki masing-masing pelembap. Hal ini berguna agar kamu bisa memilih pelembap yang tepat sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan untuk kulitmu. Humektan Pelembap bersifat humektan merupakan pelembap yang bekerja dengan cara menarik cairan dari udara sekitar kulit untuk menghidrasi kulit. Kemampuannya ini membuat kulit lebih kenyal serta membantu menyamarkan tampilan garis dan kerutan di wajah. Pelembap bersifat humektan biasanya mengandung gliserin, aloe vera, Alpha hydroxy acids AHAs, sorbitol, dan Sodium hyaluronat. Dari semua jenis pelembap di atas, Ricky mengatakan bahwa jenis oklusif dan humektan adalah yang terbaik. "Humektan menarik hidrasi dan oklusif mengunci kelembapan hingga kekenyalan terjaga," kata dia. Oklusif Pelembap yang bersifat oklusif bekerja sebagai agen yang memberikan 'tameng' untuk melindungi kulit dari penguapan cairan. Pelembap jenis oklusif umumnya mengandung mineral oil, dimethicone, paraffin, lanolin, shea butter, cocoa butter dan natural oil. Karena mengandung bahan-bahan aktif tersebut, pelembap oklusif akan mengunci kelembapan yang sudah ada di kulit, sehingga pelembap jenis ini sangat cocok digunakan untuk kamu pemilik jenis kulit kering dan sangat hanya berlaku pada produk perawatan wajah, pelembap yang bersifat oklusif juga membuat tubuh berkilau dan jauh dari sisik. Emolien Pelembap tipe emolien bersifat reparatif atau memperbaiki kondisi kulit. Pelembap tipe ini akan bekerja mengganti lipid kulit dan mengisi ruang kosong antar-sel kulit sehingga membantu membangun skin barrier. Pelembap yang bersifat emolien umumnya mengandung natural oils, ceramide, asam lemak, dan squalane yang mampu memberikan kelembapan ekstra pada kulit. Pelembap tipe emolien disarankan untuk digunakan pada kondisi kulit psoriasis atau dermatitis atopik. Pelembap yang bersifat emolien biasanya memiliki tekstur yang lebih berat dan lebih berminyak daripada pelembap pada umumnya. Pelembap dengan sifat emolien baik untuk meredakan peradangan kulit serta menghaluskan bagian kulit yang terasa kering, bersisik dan mengelupas. Jenis-jenis pelembap Mungkin sebagian dari kamu belum mengetahui bahwa ada banyak jenis-jenis pelembap yang beredar dipasaran. Berikut ini The Body Shop akan informasikan berbagai jenis-jenis pelembap yang wajib kamu ketahui. Simak informasi lengkapnya ya. 1. Lotion Memiliki tekstur yang tidak terlalu kental dan tidak terlalu cair, inilah gambaran konsitensi yang akan kamu dapatkan dari pelembap dalam bentuk lotion. Meskipun terasa sangat ringan, pelembap dalam bentuk lotion tetap mampu memberikan kelembapan dengan kadar yang cukup tinggi. Meski pelembap jenis ini dapat bekerja dengan baik pada semua jenis kulit, namun akan bekerja lebih efektif dan maksimal pada kulit berminyak. Hal ini karena, pelembap dalam bentuk lotion akan melembapkan tanpa membuat kulit terlihat semakin berminyak. Untuk kamu pemilik kulit kering, penggunaan pelembap dalam bentuk lotion sebaiknya perlu dibarengi dengan bentuk pelembap lainnya. 2. Gel Bagi pemilik kulit berminyak atau kombinasi, pelembap bertekstur gel bisa jadi pilihan. Mengingat konsistensi pelembap bertekstur gel yang lebih cair membuatnya mudah diserap kulit sekaligus tidak meninggalkan rasa lengket. Umumnya, pelembap bertekstur gel mengandung lebih banyak humectant seperti hyaluronic acid atau gliserin yang akan mengikat kelembapan dari luar, sedangkan, pelembap dalam bentuk krim mengandung lebih banyak emolien yang cocok untuk kulit kering. 3. Oil Belakangan pelembap bertekstur oil atau minyak menjadi semakin digemari. Pasalnya, selain lebih natural dan alami, pelembap dalam bentuk minyak mampu memberikan hidrasi ekstra pada kulit. Tak hanya mampu menghidrasi kulit, pelembap bertekstur oil dapat merawat dan mengatasi permasalahan kulit seperti tanda-tanda penuaan. karena beberapa facial oil memiliki konsentrasi yang tinggi dan tidak dapat digabungkan dengan penggunaan jenis pelembap lainnya, kamu pemilik kulit berminyak dan berjerawat agaknya perlu berhati-hati saat ingin menggunakan facial oil, karena jika salah pilih bisa berpotensi menyebabkan breakout. Jadi Sebelum menggunakannya, pastikan kamu sudah membaca dan memahami aturan pakai facial oil yang sesuai pada label kemasan ya. 4. Ointment Berbeda dengan pelembap jenis lotion atau krim, ointment merupakan pelembap yang paling kaya karena terbuat dari 80% minyak dan 20% air sehingga mampu melembapkan sekaligus mengunci kelembapan pada kulit karena bersifat oklusif. Oleh karena itu, pelembap jenis ointment cocok digunakan untuk mengatasi kulit yang rentan mengalami kering seperti area bibir, siku, atau telapak kaki. Tak hanya itu, ointment juga dapat membantu merawat luka ringan. Umumnya, ointment terbuat dengan bahan dasar petrolatum seperti pada petroleum jelly. 5. Cream Cream moisturizer merupakan jenis pelembap yang paling sering ditemui dan digunakan. Memiliki tekstur krim, cream moisturizer dapat memberikan kadar hidrasi tinggi yang dibutuhkan kulit, terutama pada waktu malam hari. Meskipun identik memiliki tesktur yang heavy, sebenarnya terdapat berbagai jenis pelembap berbentuk krim yang memiliki konsistensi berbeda-beda. Ada juga pelembap bertekstur krim yang terasa ringan dan mudah menyerap kulit. Cream moisturizer ini paling dijagokan dan menjadi andalan banyak kaum hawa, karena umumnya mengandung kombinasi dari sifat pelembap emolien dan oklusif yang dapat bekerja memberi kelembapan sekaligus mengunci kelembapan pada kulit. Rekomendasi cream moisturizer terbaik Mengingat kerap menjadi pilihan utama dalam dunia pelembap, memilih dan menggunakan cream moisturizer untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu tentunya harus memilih produk cream moisturizer yang tepat dan terbaik. Berikut ini The Body Shop memiliki rekomendasi cream moisturizer terbaik yang terbuat dari bahan-bahan alami. Edelweiss Day Cream Rasakan pelembap yang ringan dengan tekstur air-whipped, gak lengket, mudah meresap untuk memberikan tampilan lebih halus dan memperkuat skin barrier dengan kekuatan edelweiss extract, leontopodic acid, peptide, dan hyaluronic acid. Kulit terasa lebih halus, kuat, dan terlindungi dari polusi. Kelembapan hingga 48 jam yang bisa bikin kulitmu lebih kenyal, kalau kamu rutin pakai minimal empat minggu. Vitamin C Moisture Day Cream Diperkaya dengan vitamin C dari camu camu berry, Community Fair Trade aloe vera dari Meksiko dan inovasi baru bakuchiol, pelembap yang satu ini membantu mencerahkan kulit kusam sambil sekaligus mempertahankan kelembapannya. Sumber vitamin C yang kaya ini juga akan membantu menyegarkan dan menambah energi pada kulit wajahmu. Memiliki tekstur gel yang ringan juga memberikan sensasi dingin di wajah. Say bye bye to wajah kucel dan lelah! Vitamin E Intense Moisturizer Pelembab yang diformulasikan khusus untuk kulit yang sangat kering. Kandungan vitamin E dapat memberikan kelembapan dan perlindungan yang tahan lama. Oils of Life Night Cream Pelembap wajah di malam hari dengan tekstur krim yang mudah meresap ke kulit, mampu melembapkan, merevitalisasi dan menutrisi kulit disaat kita tidur. Kulit akan terasa lebih kenyal, ternutrisi sepanjang malam. Selain itu, juga dapat membantu mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan kulit. Tidak hanya dapat digunakan sebagai perawatan untuk wajah, pelembap ini juga bisa digunakan pada area decollete dada bagian atas, belahan dada, leher & bahu. Aroma essential oil didalamnya mampu menenangkan pikiran disaat kulit beristirahat. Itulah penjelasan mengenai sifat, jenis-jenis dan rekomendasi pelembap terbaik dari The Body Shop yang wajib kamu ketahui! Miliki berbagai produk perawatan wajah dan tubuh terbaik dan berkualitas lainnya dari The Body Shop dengan klik disini atau kunjungi gerai resmi The Body Shop terdekat. Apa itu toner? Apa itu moisturizer? Perbedaan toner dan moisturizer Tips memilih skincare untuk wajah Banyak wanita memiliki masalah kulit wajah seperti jerawat, kulit berminyak, kulit kering dan komedo. Hal ini wajar terjadi akibat perubahan hormonal serta paparan debu dan sinar matahari yang berlebihan. Namun, jika ingin tetap memiliki kulit yang sehat, maka perawatan kulit sangat bagi pemula, produk perawatan wajah seperti toner dan moisturizer sangat dianjurkan. Sayangnya, beberapa orang yang baru ingin mulai melakukan perawatan kulit terkadang masih sulit membedakan antara kedua produk membahas perbedaan toner dan moisturizer, ada baiknya mengetahui penjelasan mengenai toner dan moisturizer berikut ini!Apa itu toner?Toner adalah produk perawatan kulit yang berbahan dasar air. Toner biasanya digunakan setelah mencuci wajah dengan menggunakan kapas atau langsung dengan tangan. Umumnya, jenis-jenis toner mengandung berbagai bahan aktif yang memiliki banyak manfaat, seperti gliserin untuk membantu menjaga kulit tetap terhidrasi, ekstrak herbal yang berfungsi sebagai antioksidan, niacinamide agar kulit tetap glowing, dan toner juga dapat ditujukan untuk membersihkan sisa cleanser atau kotoran yang masih tertinggal di kulit dalam dalam rangkaian perawatan wajah. Apa itu moisturizer?Pelembab atau moisturizer adalah lotion atau krim yang digunakan pada kulit untuk melembabkan kulit dan mengatasi masalah kulit kering. Lalu, apakah moisturizer juga digunakan pada kulit wajah yang berminyak dan kombinasi antara kering dan berminyak? Ada banyak produk moisturizer yang tersedia untuk berbagai jenis kulit untuk membuat kulit lebih sehat. Konsentrasi setiap jenis moisturizernya pun berbeda-beda sesuai kegunaannya. Jadi, kamu perlu memilih moisturizer yang tepat sesuai dengan jenis kulit kamu, ya. Penggunaan moisturizer biasanya dipakai setelah mengaplikasikan toner dan serum wajah. Perbedaan toner dan moisturizerBagi kamu yang pemula dalam melakukan perawatan kulit, kamu wajib tahu perbedaan toner dan moisturizer agar tidak salah dalam menggunakannya, yaa!TonerToner adalah produk perawatan kulit wajah yang digunakan setelah penggunaan cleanser dan facial wash atau facial penggunaan toner selain untuk menghilangkan sisa cleanser, mengangkat kotoran, mengecilkan pori-pori, dan menghidrasi kulit karena kandungan airnya. Dari segi tekstur, toner memiliki tekstur yang cair seperti air. Toner dapat diaplikasi dengan kapas atau menggunakan tangan langsung. Dari sisi urutan pemakaian, toner dapat digunakan setelah mencuci wajah. Sehingga, dapat menutup kembali pori-pori yang terbuka saat mencuci wajah. MoisturizerMoisturizer adalah produk perawatan kulit yang fungsi utamanya adalah untuk melembabkan wajah dan mengunci kelembaban. Meskipun demikian, moisturizer tidak hanya diperlukan untuk orang dengan kulit kering, tetapi juga orang dengan kulit berminyak. Hal ini karena moisturizer dapat mengembalikan fungsi skin barrier yang rusak supaya kulit kembali normal. Nah, dari segi tekstur, moisturizer umumnya memiliki tekstur yang lebih padat dibanding toner, yakni tekstur seperti sisi urutan pemakaian, moisturizer dapat dipakai setelah mengaplikasikan toner dan serum wajah. Tujuannya untuk mengunci kelembaban dalam menggunakan rangkaian produk. Tips memilih skincare untuk wajahAda beragam produk skincare yang beredar di pasaran dan ini seringkali membuat para pemula bingung ingin memilih produk yang mana. Tapi jangan khawatir! Berikut adalah beberapa tips memilih skincare untuk wajah yang perlu kamu pahami1. Kenali jenis kulitmuMengetahui jenis kulit sangat penting sebelum memutuskan produk perawatan kulit yang ingin kamu gunakan. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan mengamati kulit wajahmu sepanjang hari. Umumnya, ada 4 klasifikasi kulit wajah yang perlu kamu ketahuiKulit berminyak produksi sebum yang berlebihan sehingga membuat kulit wajah tampak berkilau tapi kusam, bukan glowing.Kulit kering kulit kurang terhidrasi dan bahkan cenderung kombinasi tipe kulit campuran berminyak dan bersisikKulit sensitif kulit gampang memerah, iritasi, dan rentan Kenali permasalahan kulitmuSetelah mengetahui jenis kulitmu, tips memilih produk skincare selanjutnya adalah mengenali masalah kulit wajahmu, apakah berjerawat, kering, banyak flek hitam dan berbagai masalah kulit lainnya. 3. Beli produk yang basic dahuluSebagai pemula, cobalah membeli produk sederhana seperti pencuci muka, toner, pelembap, dan tabir surya terlebih dahulu. Untuk pemula, beberapa produk itu saja sudah cukup baik untuk melindungi kulitmu selama beraktivitas sehari-hari. Nantinya jika dirasa perlu, kamu bisa membeli serum, eye cream, night cream, dan produk lainnya. 4. Amati reaksi yang terjadiSetelah kamu membeli produk perawatan kulit, coba langsung aplikasikan ke wajahmu. Hal ini sangat penting untuk mengetahui bagaimana reaksi kulit wajahmu terhadap produk yang kamu gunakan. Jika kulitmu menjadi gatal atau terasa terbakar, segera hentikan pemakaian Jangan gunakan skincare dengan bahan aktifKamu tidak perlu terburu-buru mencoba berbagai produk dengan bahan aktif seperti vitamin C, AHA, BHA, retinoid, dan acid. Pelan-pelan karena semuanya ada waktunya. Yang paling penting di tahap awal ini adalah pengaplikasian produk perawatan kulit yang aman bahkan untuk itu dia perbedaan toner dan moisturizer serta tips memilih skincare untuk wajah bagi kamu yang merupakan pemula dalam perawatan kulit wajah. Selamat mencoba!

apa beda moisturizer dan pelembab